KuDari langit (HAii ANGin :( )
Hai Angin, (Karya: ku dari langit) Hai angin, Tidakkah kau mau mendengar gumam resahku, Tentang pangeran yang terus tumbuh dan berganti wajah, Berubah menjadi orang yang berbeda di setiap jalan yang aku lalui. Dia masih terus ada sampai kini, Dengan wajah yang lebih terang dan tubuh yang lebih berisi Tapi dia sudah ada calon permaisuri Yang akan menemaninya saat ia naik tahta nanti Kau tahu angin, Betapa aku terus mengganti namanya Sepanjang jalan yang aku lalui, Hingga ada saatnya satu nama Yang sedikit lama ku sematkan padanya Itulah dia sekarang, yang sedang mengasah diri Untuk menjadi seorang raja bagi calon permaisuri Kau tentu tahu apa yang bisa aku lakukan, Hanya memandang, dan Menyebut namanya dalam sembunyi Dimana kau bertiup dengan bebasnya, Kau tahu ini aku, Masih yang dulu, Tapi aku yang menemukan dia kali ini, Saat pertama kau menatap matanya, Sang raja itu kau tahu dia memuji mataku, Dia mengataka...